Terungkap Mahar hingga Souvenir Akad Nikah El Rumi dan Syifa Hadju
Momen sakral akad pernikahan pasangan muda El Rumi dan Syifa Hadju yang berlangsung di Raffles Jakarta, pada Minggu (26/4) sukses mencuri perhatian publik.
Bukan cuma karena visual keduanya yang disebut sempurna, tapi juga detail pernikahan mereka yang perlahan mulai terkuak, dari mahar hingga souvenir yang diberikan kepada para tamu.
Salah satu yang jadi sorotan datang dari pernyataan seorang tamu sekaligus pebisnis ternama, Dewi Motik Pramono.
Ia mengaku langsung merasakan aura berbeda saat melihat kedua mempelai di pelaminan.
Menurutnya, pesona El dan Syifa benar-benar memancar kuat sepanjang acara.
"Umi sendiri melihat aura pengantinnya memancar, luar biasa," ungkapnya.
Bukan sekadar pesta biasa, pernikahan ini disebut berlangsung sangat sakral sekaligus hangat.
Suasana haru pun sempat terasa, terutama saat prosesi ijab kabul berlangsung.
Namun di sisi lain, kebahagiaan keluarga besar dari kedua belah pihak juga begitu terasa.
"Semua gembira, bapak ibunya, mertuanya semua manis," lanjutnya.
|
Baca Juga : Selamat! El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah
|
Saat ditanya soal mahar, Umi mengungkapkan bahwa terdapat unsur emas dalam prosesi tersebut. Selain itu, mahar juga berupa uang dalam mata uang poundsterling.
"Maharnya tadi emas, terus ada duit poundsterling... jumlahnya 2026," ujarnya.
Detail ini pun langsung menarik perhatian publik, karena penggunaan mata uang asing dalam mahar terbilang cukup unik dan memberi kesan eksklusif.
Yang paling bikin heboh justru datang dari souvenir pernikahan. Para tamu diketahui mendapatkan emas seberat 0,2 gram sebagai kenang-kenangan dari hari bahagia tersebut.
"Kita dapat 0,2 gram emas," kata Umi sambil menunjukkan souvenir yang diterimanya.
Dewi Motik Pramono/ Foto: Insertlive |
Detail ini langsung jadi perbincangan, mengingat tidak semua pernikahan memberikan souvenir bernilai seperti itu.
Acara pernikahan ini juga mengusung nuansa adat Jawa, terlihat dari busana dan rangkaian prosesi yang dijalankan.
Meski Umi sempat mengaku tidak terlalu mengikuti detail adatnya, ia memastikan bahwa konsep Jawa sangat terasa dalam keseluruhan acara.
"Warna baju, suasananya Jawa," katanya.
Selain pasangan pengantin, keharmonisan keluarga juga jadi sorotan. Hubungan antara orang tua dan pasangan masing-masing terlihat hangat dan penuh kasih.
Nama Ahmad Dhani pun sempat disebut sebagai bagian dari suasana kekeluargaan yang akrab dalam acara tersebut.
"Semua sayang-sayangan," ujar Umi menggambarkan kedekatan keluarga.
Di akhir, ia pun menyampaikan doa untuk pasangan baru ini dengan harapan klasik namun penuh makna.
"Saya doakan jadi keluarga sakinah. Tidak ada orang yang benar-benar cocok, tapi dicocok-cocokkan. Insya Allah bisa," tutupnya.
Pernikahan El dan Syifa bukan hanya soal kemewahan atau visual, tapi juga tentang bagaimana momen sakral itu dibalut dengan kehangatan, nilai, dan detail yang membuat banyak orang ikut terbawa suasana.
(ikh/ikh)
Dewi Motik Pramono/ Foto: Insertlive