Advertisement

Aldi Taher Minta Tolong Banget Agar Orang-orang Tidak Spam ke Nomor Ponselnya

Insertlive | Insertlive
Keren! Aldi's Burger Bakal Buka di Jaksel, Aldi Taher Spill Lokasinya
Aldi Taher Minta Tolong Banget Agar Orang-orang Tidak Spam ke Nomor Ponselnya / Foto: TikTok alditaher.official
Jakarta -

Niat cari cuan malah berujung chaos. Aldi Taher mendadak panik setelah ponsel pribadinya error akibat dibanjiri ribuan pesan dari netizen-semuanya dalam waktu singkat.

Bukan tanpa sebab, kejadian ini bermula saat Aldi membagikan nomor pribadinya ke publik ketika tampil di channel YouTube Raditya Dika dalam konten Marapthon.

Awalnya, nomor itu ia sebar untuk membuka peluang job menyanyi di berbagai acara. Tapi yang terjadi justru di luar ekspektasi.

Alih-alih mendapat undangan manggung, nomor tersebut malah diserbu pesan pesanan burger miliknya.

Advertisement

"Gue minta tolong banget ya cintaku, sayangku, semuanya jangan nge-spam ke nomor pribadi untuk undang nyanyi yang 0812-1212 itu, yang gue share di Marapthon. Kalau pesan burger langsung saja datang ke Aldi's Burger Cempaka Putih, please," ujar Aldi dalam video di Instagram.

Jumlah pesan yang masuk bahkan tembus lebih dari 10 ribu. Dampaknya, ponsel Aldi langsung nge-hang dan tidak bisa digunakan untuk membaca pesan penting dari klien.

"Handphone-nya jadi nge-hang, gak kasihan sama gue? Ya bismillah gue buat nyari uang, buat ibu berobat, ya buat anak gue sekolah. Punten banget ya, punten," ucapnya dengan nada memelas.

Situasi ini membuat Aldi harus putar otak. Demi tetap bisa bekerja, ia akhirnya mengalihkan semua komunikasi pekerjaan-mulai dari endorsement hingga undangan acara-ke sang istri, Salsabilih.

Ia pun meminta para klien yang belum mendapat balasan untuk menghubungi Instagram istrinya sebagai jalur alternatif.

"Nah, untuk klien-klien mohon maaf ya kalau misalkan belum dijawab, kalian bisa DM ke Instagram istri gue, Bunda Salsabilih. Ke situ dulu saja deh. Handphone-nya jadi nggak bisa dibaca. 10 ribu WA yang masuk, Allahuakbar," jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Aldi menegaskan bahwa permintaannya bukan sekadar candaan. Ia berharap netizen bisa berhenti melakukan spam karena ponsel tersebut menjadi alat utama untuk mencari nafkah.

Kisah ini jadi bukti nyata bahwa efek viral memang bisa menguntungkan, tapi kalau nggak dikontrol, bisa jadi bumerang juga.

(ikh/ikh)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement