Advertisement

Sosok di Balik OnlyFans Meninggal Dunia, Ini Perjalanan Leonid Radvinsky Bangun Kerajaan Digital

Yogi Alfian | Insertlive
Pemilik OnlyFans Meninggal Dunia
Sosok di Balik OnlyFans Meninggal Dunia, Ini Perjalanan Leonid Radvinsky Bangun Kerajaan Digital (Foto: Tangkapan Layar)
Jakarta -

Kabar duka datang dari dunia teknologi dan industri digital. Leonid Radvinsky, sosok penting di balik kesuksesan OnlyFans, dikabarkan meninggal dunia di usia 43 tahun.

Pihak perusahaan mengonfirmasi bahwa Radvinsky wafat setelah berjuang melawan penyakit kanker.

"Ia meninggal dunia dengan damai setelah pertempuran panjang melawan kanker," ujar perwakilan perusahaan dalam pernyataan resmi.

Dari Ukraina ke Amerika, Awal Perjalanan Sang Miliarder

Leonid Radvinsky lahir di Odesa, Ukraina, sekitar tahun 1982 atau 1983 dari keluarga Yahudi. Saat masih kecil, ia pindah ke Chicago, Amerika Serikat bersama keluarganya.

Advertisement

Ia kemudian menempuh pendidikan di Northwestern University dan lulus pada 2002 dengan gelar ekonomi.

Minatnya di dunia internet sudah terlihat sejak muda. Pada 1999, saat baru berusia 17 tahun, ia ikut mendirikan bisnis web bernama Cybertania Inc.

Bangun Bisnis Digital dari Nol

Di awal 2000-an, Radvinsky mulai mengembangkan berbagai situs berbasis konten dewasa yang menghasilkan uang dari klik pengguna.

Pada 2004, ia mendirikan MyFreeCams, platform live streaming dewasa yang menjadi salah satu fondasi bisnisnya.

Di tahun yang sama, ia sempat menghadapi gugatan dari Microsoft terkait dugaan email massal menyesatkan. Namun, kasus tersebut akhirnya dibatalkan.

Akuisisi OnlyFans yang Mengubah Segalanya

Titik balik besar dalam kariernya terjadi pada 2018, ketika ia membeli mayoritas saham OnlyFans dari pendirinya, Tim Stokely.

Di bawah kepemimpinannya, OnlyFans berkembang pesat dan menjadi platform global yang sangat populer, terutama saat pandemi COVID-19.

Model bisnisnya memberi peluang besar bagi kreator, di mana mereka bisa mendapatkan 80% dari pendapatan, sementara platform mengambil sekitar 20%.

Hingga 2024, OnlyFans memiliki lebih dari 370 juta pengguna dan lebih dari 4 juta kreator aktif, dengan transaksi bernilai miliaran dolar setiap tahun.

Kesuksesan ini membuat Radvinsky menjadi miliarder dengan kekayaan diperkirakan mencapai US$4,7 miliar.

Tak Hanya Bisnis, Aktif di Dunia Sosial

Selain OnlyFans, ia juga menjalankan firma investasi bernama Leo yang berdiri sejak 2009 dan fokus pada sektor teknologi.

Di luar bisnis, Radvinsky dikenal aktif dalam kegiatan sosial. Ia rutin berdonasi untuk penelitian kanker, termasuk ke Memorial Sloan Kettering Cancer Center, serta mendukung bantuan kemanusiaan untuk Ukraina dan kesejahteraan hewan.

Ia juga menyatakan komitmennya untuk bergabung dalam gerakan The Giving Pledge, yaitu janji para miliarder untuk menyumbangkan sebagian besar kekayaan mereka.

Platform yang Ubah Industri Kreator

OnlyFans sendiri merupakan platform berbasis langganan yang memungkinkan kreator mendapatkan penghasilan langsung dari penggemar melalui langganan, tip, hingga konten berbayar.

Berbasis di London, layanan ini digunakan oleh berbagai kalangan, dari kreator umum hingga industri dewasa.

Pada 2021, OnlyFans sempat berencana melarang konten seksual akibat tekanan dari mitra perbankan. Namun, kebijakan tersebut dibatalkan hanya dalam beberapa hari setelah mendapat penolakan luas.

Kepergian Leonid Radvinsky meninggalkan dampak besar di dunia digital. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam membentuk ekosistem ekonomi kreator modern yang kini terus berkembang pesat.

(yoa/yoa)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement