Advertisement

Total Harta Michael Bambang Hartono Menempati Posisi ke-157 Orang Terkaya di Dunia

Nadia Agsa | Insertlive
Kontingen Indonesia ke Asian Games 2018 diperkuat orang terkaya Tanah Air. Dia Michael Bambang Hartono, yang tampil di cabang olahraga bridge.
Total Harta Michael Bambang Hartono Menempati Posisi ke-157 Orang Terkaya di Dunia/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Kabar duka datang dari salah satu pendiri Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, yang meninggal dunia pada hari ini, Kamis (19/3), di Singapura, pada pukul 13.15 waktu setempat.

Michael Bambang Hartono mengembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakit paru obstruktif kronis yang diderita. Salah satu orang terkaya di Indonesia itu meninggal dalam usia 86 tahun.

Dalam keterangan resmi, jenazah Michael Bambang Hartono akan disemayamkan di Jakarta sebelum nantinya dibawa ke Kudus untuk dimakamkan.

Rencananya, misa pelepasan dan persemayaman terakhir bakal digelar di GOR Jati Kudus, Jawa Tengah, pada 22 hingga 25 Maret 2026.

Advertisement

Kepergian Michael Bambang Hartono mengejutkan publik terutama dalam dunia bisnis Tanah Air. Bukan tanpa alasan, Michael Bambang Hartono salah satu pengusaha yang berpengaruh dalam dunia bisnis Indonesia.

Ditelusuri, Michael Bambang Hartono sendiri merupakan anak dari keluarga keturunan Tionghoa yang lahir di Jawa. Ia sekeluarga merupakan pemilik dari PT Djarum atau Djarum Group, dan juga pemilik saham terbesar di BCA.

Kontingen Indonesia ke Asian Games 2018 diperkuat orang terkaya Tanah Air. Dia Michael Bambang Hartono, yang tampil di cabang olahraga bridge.Kontingen Indonesia ke Asian Games 2018 diperkuat orang terkaya Tanah Air. Dia Michael Bambang Hartono, yang tampil di cabang olahraga bridge./ Foto: Rifkianto Nugroho

Atlet kartu Bridge ini memiliki adik bernama Robert Budi Hartono. Dia bersama adiknya mewarisi dan membangun Djarum dari sang ayah, Oei Wie Gwan.

Pada saat itu, ayahnya sudah memiliki usaha pabrik rokok kretek bernama Djarum yang telah dijalankan sejak 21 April 1951.

Namun, sang ayah meninggal dunia dan meninggalkan Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono pada usia yang cukup muda, yakni 23 dan 24 tahun.

Kisah perjalanan Bambang Hartono dan keluarganya membangun bisnis diketahui tidak mudah.

Dua bersaudara ini harus melanjutkan usaha ayahnya dengan kondisi mengenaskan. Pabrik rokok mereka sempat terbakar di tahun yang sama dan mengalami kesulitan keuangan.

Kendati demikian, ia bersama adiknya, Robert Budi Hartanto, konsisten menduduki jajaran orang paling kaya di Tanah Air.

Kekayaan Michael Bambang Hartono

Berkat naluri bisnis dan ketekunan mereka, Hartono bersaudara akhirnya berhasil membawa perusahaan ini ke posisi yang lebih bergengsi sebagai salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia.

Melalui Grup Djarum, Bambang Hartono juga merambah lini bisnis lain, seperti teknologi, elektronik, properti, hingga perkebunan.

Mengutip dari Forbes Kamis (24/3/2026), Michael Bambang Hartono bersama sang adik, Robert Budi Hartono, tetap kokoh sebagai orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan mencapai US$ 43,8 miliar, atau setara dengan kurang lebih Rp 742 triliun (dengan asumsi kurs Rp 16.960/US$).

Secara individu, kekayaan Michael Bambang Hartono sendiri ditaksir mencapai lebih dari US$ 25 miliar atau sekitar Rp 424 triliun.

Nilai tersebut membawa Bambang Hartono menempati posisi ke-157 jadi orang terkaya di dunia dan menjadi orang terkaya di Indonesia.

(naa/naa)
Loading ...
Loading ...

Komentar

!nsertlive

Advertisement