Kakak Terjaring OTT KPK, Fairuz A Rafiq Minta Namanya Tak Dikaitkan
Bupati Pekalongan, Jawa Tengah, Fadia A Rafiq, kena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) padda Selasa (3/3) dini hari.
Fadia ditangkap di sebuah hotel mewah di kawasan Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah.
Penangkapan ini terkait dugaan korupsi pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Mengenai penangkapan Fadia, Fairuz A Rafiq selaku adik mengaku kaget. Dia mengaku belum mendapat informasi detail mengenai kasus kakaknya karena belum ada komunikasi.
"Yang pasti kaget dengan berita ini karena saya tidak mengetahui. Sebagai adik, saya mendoakan semoga permasalahannya cepat selesai," ungkap Fairuz ditemui di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa (3/3).
Sebagai adik, Fairuz mendukung sang kakak untuk menjalani proses hukum yang berlaku. Jika bersalah, Fairuz mendukung sang kakak untuk menjalani konsekuensi, tetapi jika tidak, dia berharap ada keadilan seadil-adilnya.
"Apa pun itu, saya mendukung. Kalau salah, ada konsekuensinya, silakan di jalani. Kalau tidak benar, maka harus dapat keadilan seadil-adilnya," tutur Fairuz.
Lebih lanjut mengenai kasus sang kakak ini, Fairuz berharap namanya dan keluarganya bersama Sony Septian tak dikait-kaitkan.
Menurutnya, dia dan sang kakak sudah memiliki kehidupan masing-masing dan Fairuz tak mengerti dengan detail pekerjaan Fadia hingga bisa ditangkap KPK.
"Saya juga minta tolong ini kan saya punya keluarga, jadi biarlah keluarga saya fokus dalam beribadah, jangan disangkutpautkan dengan sesuatu yang saya nggak ngerti," tutupnya.
(dia/dia)