Eko Patrio Kembali Bicara Soal Insiden Penjarahan Rumah, Mengaku Sudah Maafkan Pelaku
Eko Patrio kembali buka suara soal peristiwa penjarahan rumah yang menimpa dirinya pada Agustus 2025 lalu. Kejadian itu menyebabkan Eko Patrion dan keluarganya terpaksa mengontrak rumah di pinggiran Jakarta demi keamanan mereka.
Namun kini, artis dan politisi itu mengaku sudah kembali menempati rumahnya. Eko Patrio kemudian mengungkapkan sikapnya terkait proses hukum yang telah berjalan terhadap para pelaku penjarahan rumahnya.
Eko Patrio menegaskan bahwa ia telah memaafkan para pelaku sejak proses persidangan dimulai. Selain itu, Eko juga memilih untuk menyerahkan segala urusan hukum kepada pihak berwajib.
"Pada saat sidang apa namanya (sudah) memaafkan, dan semua proses hukum saya serahkan kepada pihak yang berwenang," kata Eko Patrio saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta pada Jumat (6/2).
Meski telah memaafkan, Eko Patrio menuturkan bahwa proses hukum akan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan. Ia yakin tak semua pelaku penjarahan rumah bersalah.
"Saya meyakini yang kemarin disidang itu adalah belum tentu juga bersalah, mungkin ikut-ikutan dan sebagainya," tutur Eko.
Soal keputusan untuk memaafkan, Eko mengungkapkan bahwa hal itu adalah keputusan pribadinya. Politisi itu juga menolak untuk meminta ganti rugi atas aksi penjarahan rumah yang sudah terjadi.
Menurut Eko, hal terpenting yang perlu diingat dari peristiwa itu adalah agar aksi yang sama tak terulang di kemudian hari.
"Saya secara pribadi memaafkan dan hakim juga kemarin (bertanya) apakah minta tanggung jawab dan sebagainya, nggak usah saya bilang gitu," tutur Eko Patrio.
"Yang penting adalah tidak mengulangi lagi dan ya kita sama-sama saling memaafkan," pungkasnya.
(asw)