Polisi akan Periksa Pihak Medis yang Terkait Kematian Lula Lahfah
Kasus kematian Lula Lahfah hingga saat ini masih terus didalami pihak kepolisian. Serangkaian penyelidikan terus dilakukan untuk menguak rangkaian peristiwa sebelum Lula ditemukan terbujur kaku di kamar apartemennya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan dalam mendalami kasus kematian Lula Lahfah Polsek Kebayoran Baru bekerja sama dengan Polres Metro Jakarta Selatan. Penyelidikan mulai dilakukan sejak jenazah Lula ditemukan hingga pemeriksaan terhadap 10 orang saksi.
"Terkait perkembangan kematian selebgram Lula, kami sampaikan bahwa Polsek Kebayoran Baru beserta penyelidikan dan penyidikan Polres Metro Jakarta Selatan sudah mendalami beberapa rangkaian peristiwa," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Rabu (28/1).
"Artinya mulai dari penemuan jenazah pertama sampai dengan pengelolaan barang bukti, olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi sudah dilakukan. Sebanyak 10 saksi telah diperiksa," sambungnya.
Beberapa saksi yang telah diperiksa terkait kematian Lula Lahfah adalah ART, sopir, dua teknisi dari pihak apartmen, hingga Reza Arap selaku kekasih. Polisi juga akan memanggil keluarga Lula Lahfah untuk dimintai keterangan.
"Mulai dari orang yang pertama menemukan, ART dan sopir, termasuk dua teknisi dari pihak apartemen. Termasuk sudah dilakukan pemanggilan terhadap kekasih almarhumah, personal asisten, dan rencana tindak lanjut proses pemeriksaan keluarga dari almarhumah," bebernya.
Selain itu, polisi juga akan memintai keterangan dari pihak medis yang berkaitan dengan kasus kematian Lula Lahfah, seperti RS Fatmawati, dokter yang mengeluarkan surat kematian, hingga RS Pondok Indah.
Diketahui, jenazah Lula Lahfah sempat dibawa ke RS Fatmawati untuk dilakukan visum luar. Sementara itu, Lula juga rutin melalukan pemeriksaan ke RS Pondok Indah terkait penyakit yang dideritanya.
"Kami juga meminta keterangan dari dokter RS Fatmawati yang melaksanakan pemeriksaan visum luar terhadap jenazah. Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap dokter R yang mengeluarkan surat keterangan kematian," ucap Budi.
"Termasuk kami juga melakukan pemeriksaan dan permintaan keterangan kepada Rumah Sakit Pondok Indah terkait tentang riwayat medis dari almarhumah," sambungnya.
(kpr/fik)