Detik-detik Sebelum Lucky Element Meninggal Dunia, Sempat Lemas dan Masuk ICU
Industri musik Indonesia masih berduka atas kepergian Lucky Widja alias Lucky Element. Penyanyi itu meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit di kawasan Halim, Jakarta Timur pada Minggu (25/1).
Mendiang telah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta Selatan pada Senin (26/1).
Proses pemakaman berlangsung penuh haru dengan dihadiri keluarga dan sahabat dekat. Ibunda Lucky pun tak berhenti menangis saat menyaksikan putranya perlahan diturunkan ke dalam liang lahat.
Sementara istri Lucky, Aleima Sharuna berusaha tegar dan memeluk putra semata wayangnya, Alzion Vardhana Wijadiputra. Setelah proses pemakaman selesai, perempuan yang akrab disapa Una ini pun mengungkapkan detik-detik sebelum sang suami meninggal dunia.
Una menuturkan bahwa sang suami sempat dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) karena merasa kurang sehat sebelum kritis dan dinyatakan meninggal dunia.
"Beberapa hari memang sudah nggak enak badan. Lalu pagi ke IGD, langsung masuk ICU. Setelah itu malamnya, pergi (meninggal)," ungkap Una.
Lebih lanjut, Una menuturkan bahwa sang suami mengidap infeksi tuberkulosis sebelum meninggal dunia. Tak seperti tuberkulosis pada umumnya yang menyerang pernapasan, Lucky mengalami infeksi ini pada ginjal.
Hal ini menimbulkan kerusakan parah pada organ tersebut hingga berpengaruh terhadap kesehatan tubuh vokalis Element itu selama satu tahun belakangan. Lucky Widja kemudian harus rutin melakukan prosedur cuci darah untuk bertahan hidup.
Suasana Pemakaman Lucky Element/ Foto: Marianus Harmita |
"Betul, kena TB ginjal, tapi merusak ginjal, bukan paru-parunya. Terus karena ginjalnya rusak, sampai harus cuci darah seminggu dua kali. Sudah setahunan cuci darah," jelas Una.
Lucky Widja disebut sempat merasa lemas selama beberapa hari, tetapi enggan untuk segera dibawa ke rumah sakit. Ia baru dibawa ke rumah sakit setelah menyerah dengan rasa lemas yang dialami.
Meski berjuang melawan penyakit kronis, Lucky Widja disebut Una tetap disiplin melakukan olahraga ringan untuk menjaga kondisi tubuhnya.
"Olahraga itu bukan olahraga berat sih, lebih jalan kaki, karena dia perlu melatih ototnya supaya nggak mengecil. Memang disarankan," tutur Una.
Aleima Sharuna kemudian meminta doa kepada masyarakat untuk memaafkan segala khilaf yang pernah dilakukan mendiang.
"Ia, mohon doanya agar almarhum suami saya dilancarkan perjalanannya. Tolong minta maaf kalau ada kata-kata yang menyakiti hati, ada perlakuan yang mungkin bikin kesal, mohon tolong dimaafkan. Mohon doanya supaya mudah kepergiannya," tutup Una.
(asw)
Suasana Pemakaman Lucky Element/ Foto: Marianus Harmita