Advertisement

Usai 'Broken Strings' Viral, Aurelie Moeremans Menemukan Bukti Baru Kasus Masa Lalu

Nadia Agsa | Insertlive
Rumah Aurelie Moeremans dan Tyler Bigenho di Amerika
Usai 'Broken Strings' Viral, Aurelie Moeremans Menemukan Bukti Baru Kasus Masa Lalu/Foto: (instagram/aurelie)
Jakarta -

Belum lama ini, Aurelie Moeremans merilis sebuah buku bertajuk 'Broken Strings' yang berisi kisah pilu saat dirinya mengalami child grooming pada usia 15 tahun.

Aurelie Moeremans menjadi korban child grooming oleh sosok aktor yang jauh lebih tua darinya, bahkan mengalami kekerasan seksual.

Perjuangan Aurelie Moeremans untuk menyelamatkan diri dan mencari keadilan saat menjadi korban child grooming berhasil menyentuh hati warganet.

Dalam buku tersebut, Aurelie bercerita bahwa dirinya pernah melapor ke pihak berwajib akan tetapi ia tak memiliki bukti yang cukup kuat sehingga membuatnya putus asa.

Advertisement

Bukan tanpa alasan, Aurelie yang masih sangat muda merasa sia-sia jika harus melawan tanpa bukti seperti rekaman video atau dokumen pendukung lainnya.

Buku Broken StringsBuku Broken Strings/ Foto: Instagram @aurelie

Usai buku tersebut dirilis, Aurelie mengatakan kini telah mengantongi amunisi baru untuk menyeret pelaku ke jalur hukum.

"Ngomong-ngomong soal jalur hukum, sebenarnya kan dulu aku pernah mau proses ya sama orang tua aku. Tapi memang kata seseorang bukti aku tuh gak cukup, gak cukup kuat gitu karena gak ada video dan lain-lain," kata Aurelie Moeremans mengutip dari akun YouTube Aurélie Moeremans, pada Minggu (25/1).

Perempuan berdarah Belgia ini mengaku banyak orang yang tiba-tiba menghubunginya untuk memberikan bukti-bukti terkait perlakuan buruk sang pelaku di masa lalu.

Siapa sangka kekuatan netizen untuk menemukan kepingan bukti yang hilang menjadi petunjuk bagi Aurelie Moeremans untuk mencari keadilan.

Aurelie MoeremansAurelie Moeremans/ Foto: Dok. Instagram Aurelie Moeremans

"Nah, ngomong-ngomong soal bukti kurang kuat, semenjak buku aku keluar ada beberapa orang yang kontak aku dan kasih aku bukti-bukti yang tadinya aku gak punya," bebernya.

Istri Tyler Bigenho ini merasa bukti-bukti yang kini terungkap bukan sekadar kebetulan melainkan pertanda keadilan memang harus diperjuangkan.

Aurelie mengaku awalnya hanya ingin berdamai dengan masa lalu dan membuat orang-orang aware akan child grooming akan tetapi, ia kini mulai mempertimbangkan langkah serius.

"Dulu aku memang gak mendapatkan keadilan yang seharusnya jadi hak aku, tapi kalau misalnya buku ini bisa membantu kalian mendapatkannya, aku menang. Mungkin itu pertanda, who knows kita lihat aja. Tapi tujuan utama aku mengeluarkan buku ini ya tetap mengajak perubahan," ujarnya.

(naa/naa)

Komentar

!nsertlive