Mantu Lebih Tajir dari Mertua, Kekayaan Nicola Peltz Disebut Jauh Lampaui Keluarga Beckham
Nama Nicola Peltz kembali menjadi sorotan di tengah memanasnya drama keluarga Beckham. Bukan hanya karena posisinya sebagai istri Brooklyn Beckham, tetapi juga karena kekuatan finansial keluarganya yang disebut-sebut jauh mengungguli kekayaan David dan Victoria Beckham.
Sejak menikah pada 2022, Nicola kerap dilabeli sebagai "mantu super kaya". Julukan itu bukan tanpa alasan. Latar belakang keluarganya menempatkan Nicola di level finansial yang bahkan sulit disaingi oleh keluarga selebritas papan atas dunia.
Keluarga Peltz, Kelas Sultan Global
Nicola Peltz merupakan putri dari miliarder Amerika Serikat Nelson Peltz, seorang investor dan pebisnis besar dengan portofolio internasional, serta Claudia Heffner, mantan model ternama.
Mengutip Forbes melalui Page Six, total kekayaan keluarga Peltz diperkirakan mencapai Rp 26,9 triliun. Angka ini menempatkan keluarga Peltz hampir tiga kali lipat lebih kaya dibanding keluarga Beckham.
Besarnya kekayaan tersebut membuat posisi Nicola dalam pernikahan ini kerap dinilai "lebih kuat" secara finansial, terutama jika dibandingkan dengan Brooklyn Beckham yang masih merintis karier mandiri.
Bandingkan dengan Kekayaan Keluarga Beckham
Keluarga Beckham memang dikenal sukses dan ikonik. David Beckham membangun kekayaan dari karier sepak bola dan endorsement global, sementara Victoria Beckham sukses lewat bisnis fashion dan kecantikan.
Namun, berdasarkan The Sunday Times Rich List, total kekayaan David dan Victoria Beckham pada 2025 diperkirakan berada di angka Rp 9,38 triliun. Meski fantastis, jumlah tersebut masih terpaut jauh dari keluarga Peltz.
Aset keluarga Beckham sebagian besar berada di sektor properti mewah, termasuk rumah di Inggris, Amerika Serikat, hingga Uni Emirat Arab. Salah satu properti ikonik mereka adalah rumah tujuh kamar tidur di Holland Park, London, yang kini nilainya diperkirakan menembus Rp 681 miliar.
Nicola Peltz Bukan Sekadar Pewaris
Meski lahir dari keluarga super kaya, Nicola Peltz bukan hanya mengandalkan harta orang tua. Ia membangun karier sendiri sebagai aktris dan model sejak usia muda.
Menariknya, keinginannya terjun ke dunia akting sempat ditentang oleh orang tuanya. Sang ayah bahkan lebih berharap Nicola menekuni olahraga hoki es.
"Lalu, ketika berusia 11 tahun, berawal karena menyukai kelas drama, saya bertanya kepada ibu apakah boleh mencoba berakting . Orang tua saya sangat menentangnya (pada awalnya). Mereka tidak mengerti," ucap Nicola Peltz dalam wawancara yang dikutip dari BBC.
Restu akhirnya datang setelah Nicola mendapatkan peran teater pertamanya dalam Blackbird pada 2005. Sejak saat itu, ia terus mengembangkan karier di dunia hiburan dan fashion.
Statusnya sebagai anak miliarder membuat Nicola kerap menerima komentar miring. Ia mengaku sering dianggap tidak bekerja dan hanya hidup dari kekayaan keluarga.
"Saya sering mendapat komentar jahat di Instagram. Komentar-komentar itu selalu menyebut, 'Dia tidak bekerja,'" ungkap Nicola.
Namun Nicola memilih tidak ambil pusing. Ia tetap aktif berkarya dan membangun identitas profesionalnya sendiri.
Brooklyn di Tengah Dua Dinasti Kaya
Di sisi lain, Brooklyn Beckham masih berusaha membangun jalur kariernya secara mandiri, mulai dari proyek kuliner hingga brand saus pedas. Kekayaannya belum bisa dibandingkan dengan kedua keluarga besar tersebut.
Kondisi inilah yang membuat publik kerap menilai hubungan Brooklyn dan Nicola sebagai pernikahan dua dinasti kaya dengan keseimbangan finansial yang timpang-di mana sang istri justru datang dari keluarga yang jauh lebih tajir.
Tak heran jika isu "mantu lebih kaya dari mertua" terus mencuat, terlebih di tengah kabar konflik internal keluarga Beckham yang belum mereda.
(ikh/ikh)