Ressa Rizky Rossano Merasa 'Dibuang' Denada, Sebut Pernah Ditawarkan ke Orang Lain
Konflik Denada dengan seorang pemuda bernama Ressa Rizky Rossani masih menjadi perhatian publik hingga kini. Ressa sebelumnya mengejutkan publik usai mengaku sebagai anak kandung Denada dan melayangkan gugatan perdata kepada penyanyi itu.
Denada dituntut untuk memberikan ganti rugi senilai Rp7 miliar untuk biaya hidup Ressa Rizky Rossano hingga saat ini. Ressa mengklaim bahwa selama 24 tahun hidupnya, Denada tak pernah memberikan nafkah dan mengakuinya sebagai anak.
Kuasa hukum sekaligus kakak ipar Ressa Rizky Rossano, Romald Armada mengungkapkan bahwa isu ini diungkapkan ke publik karena selama ini Denada tak pernah menunjukkan itikad baik.
Ronald bahkan menyebut Denada tak hanya menelantarkan Ressa, tetapi membuang pemuda itu karena tak diakui sebagai anak serta tidak mendapatkan nafkah dengan semestinya.
"Frasa penelantaran anak itu sebetulnya datang dari kawan-kawan pers, kalau mau tanya frasa apa yang paling pantas untuk judul drama ini, konsepnya adalah membuang anak," ungkap Ronald Armada kepada awak media beberapa waktu lalu, dikutip Jumat (23/1).
Menurut Ronald, Ressa bisa disebut mengalami penelantaran jika diakui sebagai anak oleh Denada. Namun pada kenyataannya, Ressa seolah tidak diinginkan oleh penyanyi itu.
Ronald kemudian memberikan konfirmasi soal kabar yang menyebut bahwa Denada pernah menawarkan Ressa yang masih kecil ke orang lain untuk dirawat sebelum akhirnya menetap di Banyuwangi.
Kuasa hukum Ressa Rizky Rossano itu mengaku belum bisa mengungkapkan lebih banyak terkait kabar tersebut.
"Ya tahu (kabar itu), karena memang... nanti saja lah, biar ibu mertua saya yang menerangkan lebih komprehensif," kata Ronald.
Ia kemudian juga membongkar fakta menyedihkan bahwa Ressa baru mengetahui bahwa Denada adalah ibu kandungnya usai Emilia Contessa meninggal dunia.
Hal ini kemudian menjadi sebuah ironi, mengingat Denada dikenal publik sebagai sosok ibu yang sangat baik dan selalu berjuang untuk anaknya. Ia kemudian berharap kliennya bisa mendapatkan keadilan atas kasus ini.
"Saya bicara ini semua benar loh, saya berani membuktikannya. Saya tidak takut digugat," pungkas Ronald.
(asw/fik)