Isi Chat Taylor Swift ke Blake Lively yang Diduga Hina Justin Baldoni
Drama panas di balik layar film It Ends With Us menyeret nama penyanyi Taylor Swift. Pelantun The Fate of Ophelia ini ketahuan menghina Justin Baldoni selaku sutradara film tersebut.
Swift disebut menyampaikan hinaan terhadap Baldoni dalam percakapan lewat pesan pribadi dengan Blake Lively. Dalam percakapan itu, Swift menyebut Baldoni sebagai pria bajin*** terkait konflik sang sutradara dengan Blake.
Umpatan itu muncul ketika Swift merasa kesal karena sikap Baldoni yang playing victim atau pura-pura menjadi korban dalam perseteruan tersebut.
"Aku rasa bajin*** ini tahu sesuatu akan terjadi karena dia sudah mengeluarkan biola kecilnya," bunyi pesan singkat Taylor Swift yang tercantum dalam dokumen pengadilan, di Variety, Jumat (23/1).
Sebelumnya, hinaan terhadap Baldoni juga sempat dilontarkan Blake. Kala itu, Blake menyebut Baldoni sebagai sutradara yang bodoh.
Tak hanya itu, Blake juga sempat menyebut Baldoni sebagai badut yang mengira dirinya adalah penulis andal.
Dokumen terkait penghinaan ini muncul saat proses pengungkapan perilaku kurang menyenangkan Baldoni yang dikeluhkan sejumlah artis di lokasi syuting It Ends With Us.
Dalam persidangan, Blake juga sempat menyatakan bahwa Baldoni membuat film itu jadi seolah menyudutkan perempuan dan mengagungkan pelaku pelecehan seksual.
Saat promosi film, Blake terang-terangan tak sudi berdampingan dengan Justin Baldoni dan produser bernama Jamey Heath.
Bukan tanpa alasan, Blake rupanya kesal usai difitnah Baldoni dan Heath, lantaran mengeluh soal sikap brengsek sang sutradara di lokasi syuting.
"Mereka menggambarkan diri mereka sebagai korban dan saya sebagai pelaku intimidasi," kata Blake Lively.
"Saya tidak bersedia mendukung Baldoni atau Heath secara pribadi dengan tampil bersama atau mempromosikan film tersebut bersama mereka," tutupnya.
(ikh/fik)