Fitri Tropica Ceritakan Momen Mengharukan saat Hendak Masuk Raudah
Fitri Tropica Ceritakan Momen Mengharukan saat Hendak Masuk Raudah / Foto: Instagram @fitrop
Fitri Tropica menikmati momen liburan akhir tahun dengan memboyong putrinya, Sada, ke Tanah Suci. Di penghujung tahun 2025, Fitri dan putrinya, beserta rombongan lainnya, mendapat jadwal untuk menuju Raudah di Masjid Nabawi.
Tentu saja, masuk ke dalam Raudah menjadi momen sangat spesial bagi kaum muslimin. Merupakan suatu hal istimewa jika berhasil masuk ke dalam Raudah.
Hal itu pula yang dirasakan oleh Fitri Tropica. Ia sudah bersiap-siap untuk mengantre, berebut, hingga lari-larian agar bisa mendapatkan spot terbaik di Raudah bersama sang putri.
"Dengan pengalaman sebelumnya, aku dan Sada sudah siap mental dan fisik: antre panjang, dingin, angin, dan peak season yang sangat crowded," cerita Fitri Tropica dalam keterangan unggahannya di Instagram, dilihat, Sabtu (3/1).
Awalnya, Fitri Tropica sempat merasa dirinya tidak akan mendapat kesempatan untuk masuk ke dalam Raudah. Paslnya, ia melihat rombongan lain gagal masuk dan rombongannya juga diminta untuk kembali ke area tunggu.
Beruntung, salah seorang askar langsung menggenggam tangan Sada dan menariknya untuk mengawal masuk ke dalam Raudah. Tentu saja hal itu membuat Fitri Tropica merasa apa yang dialaminya sebagai mimpi.
"Askar menghampiri, menggenggam tangan Sada, dan mengawal kami masuk tanpa antre, tanpa berdesakan. Bahkan ditanya ingin salat di dekat makam atau mimbar," tutur Fitri Tropica.
"Ya Allah apa ini? Kenapa kayak gini? Kita benar-benar dituntun, dikawal, diarahkan, dan disambut di Raudah tanpa berdesakan, tanpa diburu-buru, benar-benar tenang, masyaallah. Mimpi apa ini ya Rab?" sambungnya.
Fitri pun mengungkapkan rasa syukurnya lantaran selalu diberi kemudahan selama berada di Tanah Suci.
"Allah mudahkan segalanya. Kami diizinkan shalat di shaf pertama, di taman surga. Tempat yang tahun lalu hanya bisa aku lihat dari barisan belakang, sambil berdoa: Ya Allah, izinkan aku salat di Raudah dengan jalan yang benar. Tanpa mengelabui askar, mendorong atau bahkan menyakiti orang lain," ungkap Fitri Tropica.
"Tahun ini Allah jawab dengan ketenangan. Tanpa teriakan, tanpa dorongan, tanpa berdesakan. Kami berdoa sepuasnya, memohon pada Allah dan syafaat Rasulullah. Sampai sekarang rasanya masih seperti mimpi," pungkasnya.
(kpr/kpr)
TERKAIT